Image Hosted by ImageShack.us
| Jafar G Bua | E: jgbua@yahoo.com | M: 0811 45 0992 - 0813 410 45728 | A: Jalan Bakuku Nomor 1 Palu Sulawesi Tengah Indonesia |




Image Hosted by ImageShack.us

| catatan sepanjang jalan |

Tong sampah dan ruang bagi catatan-catatan penting selama perjalananku dan hal-hal lain yang dianggap perlu diketahui orang lain

<< February 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28

| message |


| menu |
kabar dari poso
potret diri
buku tamu
di mataku
yang lain
kampung
dari pojok kota

| link |
detikcom
eramuslimcom
astagacom
primbon
sultengcom
imageshack
transtv
tanah merdeka

| hot issues |
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Kertas Posisi YTM Palu: Menguak Tabir Isolasi Desa Sulewana

| map of palu |
Free Image Hosting at www.ImageShack.us




Google







Global Voices Online - The world is talking. Are you listening?
Masukkan Email Anda Jika Ingin berita dari Catatan Sepanjang Jalan!

powered by Bloglet

Poso google satellite maps
Anda Pengujung ke:
Free Web Counter




rss feed



 
Monday, February 19, 2007
News
Belasan Rumah di Parigi Moutong Rusak Diterjang Banjir

Palu - Sedikitnya 11 unit rumah warga di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah rusak diterjang banjir, Minggu (18/2/2007) dini hari. Kuatir akan datangnya banjir susulan warga membuat tanggul dari karung berisikan pasir untuk mencegah air masuk ke dalam rumah.

Banjir  yang menimpa permukiman warga di Kelurahan Bantaya Minggu dini hari akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu pagi hingga Minggu dini hari. Jebolnya tanggul irigasi di dekat muara sungai di wilayah pesisir tersebut membuat air masuk ke dalam rumah setinggi setengah meter hingga satu meter.

Ratusan rumah warga yang berada di tepi pantai serta jalan raya digenangi air. Selain mengenangi rumah warga tercatat 11 unit rumah warga rusak akibat terjengan air. Banjir yang terjadi Minggu dini hari tersebut membuat warga kalangkabut. Mereka spontan mengangkut barang-barang agar tidak tergenang air. Sebagian warga mengungsi ke tempat-tempat yang lebih tinggi dan rumah-rumah warga yang tidak terkena banjir.

Karena hujan yang masih turun warga kuatir adanya banjir susulan. Mengantisipasi banjir susulan yang merusak rumah, warga membuat tanggul buatan dari karung yang diisi pasir. Karung-karung pasir ini diletakkan di depan rumah yang rusak akibat terkikis saat banjir. Menurut warga setempat banjir ini kerap terjadi saban musim penghujan. Apalagi jika tanggul penahan air di muara sungai jebol.

“Pokoknya kami tinggal memperkuat tanggul supaya air tidak masuk rumah lagi. Hari ini, warga masih membenahi rumah-rumah warga yang rusak. Rencananya Pemerintah akan segera memperbaiki tanggul yang jebol,” kata Maxi warga setempat.

Hingga Senin (19/2/2007) ini, sebagian warga masih membersihkan luberan lumpur di rumah-rumah mereka. Selain membersihkan rumah warga juga mengungsikan barang-barang berharga mereka ke tempat yang aman. Sementara yang lain memperbaiki lantai rumahnya yang hancur karena teredam banjir selama sehari.***

Posted at 08:31 am by jgbuapalu

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry