Image Hosted by ImageShack.us
| Jafar G Bua | E: jgbua@yahoo.com | M: 0811 45 0992 - 0813 410 45728 | A: Jalan Bakuku Nomor 1 Palu Sulawesi Tengah Indonesia |




Image Hosted by ImageShack.us

| catatan sepanjang jalan |

Tong sampah dan ruang bagi catatan-catatan penting selama perjalananku dan hal-hal lain yang dianggap perlu diketahui orang lain

<< March 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

| message |


| menu |
kabar dari poso
potret diri
buku tamu
di mataku
yang lain
kampung
dari pojok kota

| link |
detikcom
eramuslimcom
astagacom
primbon
sultengcom
imageshack
transtv
tanah merdeka

| hot issues |
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Kertas Posisi YTM Palu: Menguak Tabir Isolasi Desa Sulewana

| map of palu |
Free Image Hosting at www.ImageShack.us




Google







Global Voices Online - The world is talking. Are you listening?
Masukkan Email Anda Jika Ingin berita dari Catatan Sepanjang Jalan!

powered by Bloglet

Poso google satellite maps
Anda Pengujung ke:
Free Web Counter




rss feed



 
Tuesday, March 27, 2007
News
Izin Kadaluwarsa, Puluhan Senjata Polisi Bermasalah Disita
 
Palu – Menyusul insiden berdarah di Polwiltabes Semarang, Kepolisian Resor Tolitoli, Sulawesi Tengah menertibkan senjata api yang ada di tangan sejumlah anggota Kepolisian setempat. Puluhan senjata kini disita dan akan diregistrasi ulang.
 
Pemeriksaan dan penertiban senjata api milik anggota Polres Tolitoli dilakukan bermula dari disitanya dua pucuk senjata api jenis revolver dari dua anggota Polisi yang tengah bermasalah dengan istrinya. Lalu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pihak P3D Polres Tolitoli melakukan pemeriksaan menyeluruh atas anggota kepolisian setempat.
 
Hasilnya dari 108 pucuk senpi yang dimiliki anggota Kepolisian setempat, sebanyak 32 pucuk dianggap bermasalah karena surat izinnya telah kadaluwarsa. Pihak Kepolisian setempat saat ini masih melakukan pemeriksan atas 32 anggotanya yang memiliki senpi tersebut namun tidak dilengkapi izin yang masih berlaku.
 
Kapolres Tolitoli AKBP Nurul Falah mengakui penertiban senjata itu untuk mengantisipasi munculnya tindakan melanggar hukum yang dilakukan anggota Kepolisian.
 
“Kasus yang terjadi di Polwiltabes Semarang itu cukuplah menjadi pelajaran. Nanti kalau dibiarkan akan makin banyak pelanggaran hukum akibat kelalaian penggunaan senjata bagi anggota Polri,” kata Falah saat dihubungi.
 
Kapolda Sulteng Brigjen Badrodin Haiti menyatakan bahwa upaya penertiban yang dilakukan Polres Tolitoli merupakan tanggungjawab institusi Polri dalam penegakan hukum.

Pada saat sama, Badrodin juga menceritakan sosok Brigadir Hance semasa anggota Polisi itu menjadi ajudannya.
 
“Ia pendiam. Tapi saya nilai ia tidak mempunyai kelainan atau sikap keras dalam diri Hance. Namun ia kurang cekatan,” tuturnya.***

Posted at 10:45 am by jgbuapalu

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry